fbpx
4 Cara dan Tips Ganti Oli Mesin, Bagi Pemilik Mobil Baru
Article 01

Waktu pergantian oli mobil bukanlah hal sepele yang bisa dilakukan oleh pemilik mobil. Beberapa pernyataan tentang rentang waktu pergantian oli mobil pun masih bervariasi. Nah, buat kamu kamu pemilik mobil yang masih baru, pergantian oli tentunya menjadi hal yang penting. Beberapa tips ganti oli mesin mobil harus disiapkan.

Beberapa pabrikan mobil menyarankan untuk mengganti oli mobil ketika odometer telah menunjukkan angka 1.000 kilometer. Bahkan, beberapa bengkel pun memberikan rekomendasi untuk mengganti oli kembali ketika mobil sudah menempuh jarak 2.500 kilometer.

Selain rekomendasi tersebut, beberapa tips ganti oli mesin mobil berikut ini juga wajib kamu lakukan.

Baca juga: 5 Daftar Oli Mobil yang Perlu Diperiksa Setelah Melakukan Perjalanan Jauh

Baca juga: Rekomendasi dan Tips Memilih Oli Mobil yang Tepat Untuk Kendaraan

1. Panduan buku manual

Setiap pembelian mobil baru, pihak pabrikan biasanya akan memberikan buku manual. Semua hal tentang mobil kamu ada di sana, termasuk pergantian oli.

Secara umum, di buku manual, pergantian oli mobil direkomendasikan ketika kendaraan sudah melaju hingga 10..000 kilometer. Namun, jangan binggung ketika akhirnya pihak bengkel merekomendasikan angka kilometer yang lain.

Biasanya pihak bengkel akan merekomendasikan untuk ganti oli ketika mobil sudah menempuh jarak sehjauh 5.000 km. Hal ini tentunya dengan berbagai syarat, misalnya, ketika mobil terjebak macet intensitas mobil digunakan.

Jika ini terjadi, pastikan kamu kembali mengecek semua riwayat servis mobil. Tanggal dan kilometer pada catatan servis adalah senjata utama untuk mengetahui kapan pergantian oli yang tepat.

2. Kekentalan oli

Sebagai pemilik mobil yang masih baru, pastikan juga kamu mengenali kekentalan oli. Biasanya ini terlihat dari angka Society of Automotive Engineering (SAE)

Secara umum, jika angka oli memiliki kode 20W-50, artinya, oli tidak kental. Jika kamu menggunakan oli mobil yang seperti ini, maka disarnkan setiap 5.000 km melakukan pergantian oli.

Sementara itu jika kode pada oli berada di angka 10W-40, pergantian oli mobil wajib dilakukan ketika mobil sudah menempuh jarak hingga 10.000 kilometer.

Baca juga: 4 Tips Perawatan Agar Oli Tidak Merembes dari Bawah Mobil

Baca juga: Tidak Bisa Sembarangan, Ini Cara Tepat Memilih Filter Oli Mobil

3. Warna oli

Selain angka-angka yang menunjukkan kualitas oli, hal penting lain yang wajib dilakukan adalah untuk memastikan warna dari oli tersebut.

Jika oli sudah berwarna hitam dan mulai mengeluarkan bau tak sedap, artinya, kualitas oli sudah tak tepat lagi digunakan. Namun, sebaliknya jika oli masih terlihat berwarna putih dan kekentalan maka, bisa dikatakan oli sudah tercampur dengan air.

Warna-warna oli yang berganti ini harus menjadi perhatian serius buat pemilik mobil, agar tak ada masalah yang muncul di kemudian hari.

4. Filter oli

Satu lagi yang sangat penting adalah adalah filter oli. Fungsinya untuk menyaring kotoran yang masuk ke ruang mesin. Jika tak dicek dan dibiarkan, maka akan menumpuk dan oli tidak bisa bekerja dengan baik .

Selain mengganti oli, pergantian filter pun penting dilakukan. Rata-rata pihak pabrikan menyarankan pergantian filter oli ketika mobil sudah menempuh jarak hingga 20.000 kilometer. Mudahkan, menyiapkan tips ganti oli mesin mobil sendiri?

Baca juga: Selain Servis Ganti Oli, Filter Oli Mesin Mobil Pun Wajib Dirawat

Baca juga: Selain Oli Mesin, Ini 4 Jenis Oli yang Wajib Diganti Bagi Mobil matik

Carsworld menyediakan layanan pemesanan servis mobil secara online yang bisa dilakukan melalui aplikasi. Melalui layanan digital, Carsworld menawarkan beragam paket servis untuk kebutuhan dan perawatan mobil. Unduh aplikasi Carsworld yang saat ini tersedia gratis bagi pengguna Android dan iOS.

Artikel Rekomendasi

Baca juga